PANCASILA SESUAI DENGAN DAERAHNYA

“PANCASILA SESUAI DNG DAERAHNYA”
Sehubungan dengan otonomi daerah, maka di setiap upacara pengucapan Pancasila dilakukan sesuai bahasa
daerahnya . . . .

Pancasila (Jawa)
siji: Gusti Alllah ora ono koncone
loro: Dadi wong kudu sing adil lan ojo kejem-kejem
telu: Indonesia bersatu kabeh
papat: karo tonggo-tonggo nek ono masalah diomongno bareng-bareng opo o
limo: mangan ra mangan sing penting kumpul

Pancasila (Sunda)
hiji: Gusti Allah eta sorangan sareng ageng pisan
dua: ka sorangan teh sikapna kudu sami, ulah ngabeda-beda keun..
tilu: Indonesia kuduna mah jadi hiji
Opat: Rayat Indonesia sae na pang mutuskeun sagala teh disepakatkeun
heula. Kedah bager lan bijaksana
Lima: Ceunah teh sikap sosialna kudu adil hiji sareng batur.

Pancasila (Batak Toba)
Sada: Dang adong na pajago-jagohon di jolo ni Debata
Dua : Maradat tu sude jolma
Tolu : Punguan ni halak Indonesia
Opat : Marbadai … marbadai, dungi mardame
Lima : Godang pe habis saotik pe sukkup

Poncosilo (jawa kromo)
kaping setunggal: Gusti ingkang Maha satunggal
Kaping kalih: Tiang ingkang Adil lan beradab
kaping tiga: persetunggalan Indonesia
kaping sekawan: Kerakyatan ingkang dipimpin kaliyan hikmat lan
kewicaksonoan dateng permusyawaratan kang diwakilkan.
kaping gangsal:Adil kang sosial kangge sakabehe tiang Indonesia
Pancasila (Palembang)
sute: Tuhan ne sute tula
due: jelme harus khapat same rate
tige: jelme Indones iane bersatu padu
empat: jeleme Indonesiane diketuci ngai hikmah dimane ngedapatkan
jawaban dadi gegale masalah
Leme: kesameratean hidup ne jelmekangok Indonesia…

Pancasila (Ambon)
1. Torang samua tawu cuma ada Tuang Allah yaitu Tete manu…
2. Orang ambon samu harus tau adat
3. acang deng obet harus bisa bakubae
4. Paitua deng maitua harus bae-bae di rumah rakyat
5. samu harus bisa jaga diri karna ambon lapar makan orang……. …

Pancasila (Manado)
1. Cuma boleh ba satu Tuhan
2. Selalu adil kong ja pake ontak
3. Torang samua satu, Bangsa Indonesia
4. Tu rakyat musti slalu bakumpul kong bicara bae-2 spy slalu ada
kaputusan gagah yg semua trima deng nang hati.
5. Voor seluruh rakyat Indonesia, nyanda ada tu jabaku kase beda-2
perlakuan.

Pancasilo (Padang)
ciek: Bintang Basagi Limo
duo: Rantai pangikek kudo
tigo: pohon baringin gadang tampek kito bacinto
ampek: kapalo banteng bataduk duo
limo: padi jo kapeh pambaluik nan luko..

MERDEKAAA!!! !!!!!!!!! !!!!!!!!! !!!

Advertisements

Roket Indonesia Paling Canggih

Suatu ketika beberapa negara maju terlihat tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Mulailah wakil beberapa negara itu mengirim teknokrat dan perdana menterinya. Sampailah mereka pada pembahasan perusahaan-perusahaan milik negara (BUMN), yang seharusnya amat menguntungkan itu.

Ketika pembahasan sampai kepada Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), tampillah pegawai IPTN untuk presentasi.

“Suatu kehormatan bagi kami bisa presentasi di hadapan Bapak-Bapak,” ungkapnya pada pidato pembukaan.

“To the point saja, apa yang saudara banggakan dari IPTN?” potong perdana menteri Mahathir dari Malaysia.

“Oke, ternyata kami sudah tidak lagi memproduksi pesawat, bapak Mahathir. Namun, kami sekarang memproduksi roket,” jelas pegawai IPTN dengan bangga sambil memperlihatkan prototype yang masih “anget”.

“Terus, apa keunggulan roket IPTN ini?” tanya Tony Blair dari Inggris.

“Kalau Amerika mampu mendaratkan manusia pertama di bulan, maka roket kami jauh lebih bagus daripada punya mereka. Roket kami akan bisa mengantarkan manusia ke matahari,” cetus pegawai IPTN dengan angkuh. Para hadirin pun seketika takjub.

“Eh, eh.. Sebentar mas. Roket Anda itu apa nggak kebakar kalau mendarat di matahari. Di sana itu panas bener lho, mas,” kata Tony Blair bertanya-tanya.

Dengan santai dan sedikit membusungkan dada, pegawai IPTN tersebut menjawab, “Jangan khawatir, Pak Tony. Saya dan tim sudah memperhitungkan dengan cermat, sehingga roket akan sampai di sana pada malam hari. Jadi, tidak akan ada yang terbakar.”

Para undangan pun manggut-manggut seakan baru mengerti.

Polymorphism-Overriding

Definisi :
Terjadi ketika deklarasi method subclass dengan nama dan parameter yang sama dengan method dari superclassnya.

l
l
l

saya akan mengcoding dibawah ini;

class Hewan {
private String jenis;
private int kaki;

Hewan (){
}

Hewan (String jenis, int kaki){
this.jenis = jenis;
this.kaki = kaki;
}

public void bersuara() {
System.out.print(“Suara Hewan “+jenis+” berkaki “+kaki);
}
}

class Burung extends Hewan {
Burung() {
super();
}

public void bersuara() { //overriding method
System.out.println(“Ciiitt ciittt ciiit ….”);
}
}

class Kucing extends Hewan {
Kucing(String jenis, int kaki) {
super(jenis, kaki);
}

public void bersuara() { //overriding method
super.bersuara();
System.out.println(” miaowwww….”);
}
}

class HewanBeraksi
{
public static void main(String args[]) {
Burung burungku = new Burung();
Kucing kucingku = new Kucing(“Kucing”, 4);
burungku.bersuara();
kucingku.bersuara();
}
}

jadi kesimpulannya adalah okemampuan kelas anak untuk memodifikasi data dan method dari kelas induknya.

Proses akan mengubah data dan method keduanya, kelas induk dan kelas anaknya.

Sebelum melakukan overriding perlu diperhatikan bagaimana tingkat eksesibilitas data dan method tersebut.

Alasan melakukan overriding :

Mendefinisikan kembali method kelas induknya secara total.

Menambahkan behaviour tertentu pada method kelas induknya.

Begitu kawan-kawan, analisa tentang overriding .. selamat mencoba :):):)


o

Polymorphism-Overloading

Definisi :
penggunaan satu nama untuk beberapa method yang berbeda fungsi (beda parameter).

Dalam hal ini bila suatu class mempunyai suatu method tertentu, kemudian dapat didefinisikan method tersebut dengan menambahkan suatu parameter lain tetapi tetap memiliki nama yang sama. Coba saya akan membuat coding tentang Class Burung;

class Burung
{
String jenis;
String warna;
String umur;
String asal;
String kepandaian;
public Burung(String jenis, String warna, String umur, String
asal, String kepandaian)
{
this.jenis = jenis;
this.warna = warna;
this.umur = umur;
this.asal = asal;
this.kepandaian = kepandaian;
}

public Burung(String jenis, String warna, String umur, String asal)
{
this.jenis = jenis;
this.warna = warna;
this.umur = umur;
this.asal = asal;
}

void info()
{
System.out.println(”Jenis :” + this.jenis);
System.out.println(”Warna :” + this.warna);
System.out.println(”umur :” + this.umur);
System.out.println(”Asal :” + this.asal);
System.out.println(”Kepandaian :” + this.kepandaian);
}
}

public class BurungKonstruktor
{
public static void main(String[]args)
{
Burung burungku = new Burung(”Cendrawasi”,”Pelangi”,”2
Thn”,”Sumatra”,”Berkicau”);
burungku.info();

Burung burungmu = new Burung(”KakaTua”,”Putih”,”18
Bulan”,”Jawa”);
burungmu.info();
}
}

Amati coding diatas, terdapat 2 method sama yaitu Burung. Yang membedakan terletak pada parameter yang dimilikinya.
– Method Burung pertama memiliki 5 parameter, yaitu : jenis, warna, umur, asal dan kepandaian. Sedangkan
– Method Burung kedua memiliki 4 parameter, yaitu : jenis, warna, umur dan asal. Dapat disimpulkan coding diatas disebut dengan Polymorphism Overloading.

Karakteristik OOP-Polymorphism

Mari kita bahas tentang poly-poly ….
poly yang kita bahas dalam oop adalah polymorphism.

polymorphism yaitu kemampuan objek bertipe sama beraksi berbeda terhadap “pesan” yang sama.

nanti bahas lagi tentang pembagian polynya pada polymorphism ..
🙂

Karakteristik OOP-Inheritance

Inheritance (Pewarisan)

Inheritance/pewarisan adalah membuat class baru yang masih mempunyai spesifikasi (state & behaviour) yang sama dengan class yang sudah ada.

Definisi :
merupakan pewarisan atribut dan method dari sebuah class ke class lainnya..
– Class yang mewarisi => superclass
– Class yang diwarisi => subclass
– Subclass bisa berlaku sebagai superclass bagi class lainya => multilevel inheritance.

Prinsip dari pewarisan :

Persamaan-persamaan yang dimiliki oleh beberapa kelas dapat digabungkan digabungkan dalam sebuah class induk sehingga setiap kelas yang diturunkannya memuat hal-hal yang spesifik untuk yang bersangkutan.

Nah itulah tentang pewarisan yang terjadi pada oop. 🙂

aya akan mengcoding class Pengajar;

class Pengajar
{
String Nama;
String Pendidikan;
String Materi;
int JumlahSKS;

void statusPengajar()
{
System.out.println(”Nama =” + Nama);
System.out.println(”Pendidikan =” + Pendidikan);
System.out.println(”Materi =” + Materi);
System.out.println(”JumlahSKS =” + JumlahSKS);
}
}

class Kaprogdi extends Pengajar
{
String Kaprogdi;

void statusPengajar()
{
System.out.println(”Biodata Pengajar : ” );

System.out.println(”Nama = ” + Nama);
System.out.println(”Pendidikan = ” + Pendidikan);
System.out.println(”Materi = ” + Materi);
System.out.println(”JumlahSKS = ” + JumlahSKS);
System.out.println(”Kaprogdi = ” + Kaprogdi);
}
}

class KaprogdiBeraksi
{
public static void main(String[] args)
{
Kaprogdi kaprogdi = new Kaprogdi();
kaprogdi.Nama = “Prasetyo”;
kaprogdi.Pendidikan = “S-2″;
kaprogdi.Materi = “IT Security”;
kaprogdi.JumlahSKS = 3 ;
kaprogdi.Kaprogdi=”Sistem Informasi”;
kaprogdi.statusPengajar();
}
}

Perhatikan class Pengajar dan class Kaprogdi. Kedua class tersebut memiliki method statusPengajar(). Method statusPengajar() sebenarnya milik dari class Pengajar, tetapi oleh class Kaprogdi merupakan ” Turunan” dari class Pengajar, method tersebut di Overriding dengan nama dan parameter yang sama. Maka ketika class KaprogdiBeraksi dijalankan, method yang digunakan adalah method statusPengajar milik class Kaprogdi. Maka dapat disimpulkan coding diatas adalah Inheritance (Pewarisan).

Karakteristik OOP-Encapsulation

Saya akan cerita tentang encapsulation atau enkapsulasi.

sapa yang tau tentang kapsul. Pernah minum obat berbentuk kapsul kan? Nah fungsi encapsulation juga sama dengan kapsul itu, yaitu membungkus atau menyembunyikan obat di dalamnya. Dalam OOP tentu saja bukan obat yang disembunyikan tetapi kodenya.

Nah, pembungkusan atau penyembunyian informasi itulah kira-kira arti dari encapsulation atau enkapsulasi. Dalam pemrograman, tujuan encapsulation adalah menyembunyikan property dan method suatu objek. Tidak semua property atau method yang disembunyikan, beberapa dari mereka ada yang diinformasikan.

Jadi enkapsulasi dapat diartikan sebagai bungkusan ( wrapper ) pelindung program dan data yang sedang diolah. Pembungkus ini mendefinisikan perilaku dan melindungi program dan data yang sedang diolah agar tidak diakses sembarangan oleh program lain. ok 🙂