Pesan Instant Muluskan Lobi-lobi ke Klien


Jakarta – Tudingan negatif terhadap keberadaan Instan Messenger (IM) di lingkungan pekerjaan yang diklaim dapat menurunkan produktivitas termentahkan. Bahkan diyakini, justru melalui pesan instant penjajakan ke klien dapat lebih mulus.

Demikian salah satu temuan dari survei yang dilakukan oleh Microsoft Windows Live kepada 1.400 responden di Asia Tenggara yang menggunakan program Instant Messaging (IM) sehari-hari.

Dari survei tersebut terungkap, sejumlah responden yang menggunakan IM saat bekerja, hampir setengah (44,3%) dari mereka menghabiskan antara 10 hingga 30 persen waktu bekerjanya untuk online, sementara lebih dari 10 persen responden mengatakan bahwa mereka memanfaatkan lebih dari 80 persen waktu kerjanya untuk menggunakan Instant Mesengger.

Memang sekilas terlihat banyak waktu yang terpakai untuk menggunakan IM saat bekerja. Namun apakah ini juga berarti para karyawan tersebut menjadi kurang produktif di kantor? Mayoritas responden (59,4%) tidak setuju dan merasakan bahwa IM justru meningkatkan produktivitas.

“Mengetik di IM jauh lebih cepat dibandingkan dengan mengirim email atau mengangkat telepon. IM merupakan suatu alat komunikasi yang lebih mudah dipakai saat berkomunikasi dengan kolega, pimpinan dan bahkan klien, serta memungkinkan saya untuk mengirim dokumen dan mendiskusikan visualisasi spesifik secara langsung,” ujar Mohammad Reza Khadafi, 29, seorang pekerja kreatif.

Kenyataannya, IM memang telah menjadi instrumen komunikasi utama di kantor. Hampir sepertiga (37,7%) responden mengatakan bahwa mereka menggunakan pesan instant untuk berkomunikasi dengan kolega; 12,1 persen dengan klien; dan hampir 10 persen dengan pimpinan mereka. Tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, 60,5 persen pengguna memanfaatkan IM untuk mengirim dokumen, yang menambah efisiensi kerja karyawan.

“Dengan IM, kita bisa mengetahui orang yang kita ajak berkomunikasi sedang berada di meja atau menghadiri rapat. Jika mereka ada, mereka akan merespon langsung, jika tidak, kami tinggal mencari yang lain,” tambah Khadafi dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (17/11/2009).

Di kantor-kantor yang melarang pengunduhan IM tools, orang seringkali menggunakan program Instant Messaging berbasis web. Namun penggunaan Web IM tidak hanya terbatas selama berada di kantor. Menurut survei, lebih dari 40 persen responden menyatakan bahwa mereka merasa lebih aman menggunakan platform IM berbasis Web melalui komputer publik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: